Kamis, 22 Desember 2016

Komunikasi Tertulis

Kata komunikasi tentu sudah sangat akrab bagi siapa pun, termasuk kamu bukan? Ya, komunikasi memang sangat sering digunakan dalam interaksi manusia sehari -hari. Meski sudah sering dilakukan, mungkin masih ada sebagian dari kamu yang belum paham pengertian komunikasi serta bentuknya.
Pengertian komunikasi secara etimologi
Secara etimologi, komunikasi berasal dari bahasa Latin yakni ‘cum’, atau kata depan yang berarti ‘dengan’, atau ‘bersama dengan’, dan kata ‘umus’, atau sebuah kata bilangan yang berarti ‘satu’.
Dua kata tersebut, membentuk kata benda yakni ‘communio’. Communio ini dalam bahasa Inggris disebut sebagai commnion, yang artinya adalah kebersamaan, persatuan, persekutuan gabungan, pergaulan, atau hubungan.
Karena untuk ber-communio diperlukan usaha dan kerja, maka kata itu dibentuk menjadi kata kerja communicare sehingga artinya menjadi “membagi sesuatu dengan seseorang, tukar menukar, bercakap-cakap, berteman, bertukar pikiran, memberitahukan sesuatu kepada seseorang, berhubungan, berpartisipasi atau memberitahukan.

Pengertian Komunikasi Lisan dan Tertulis
Pengertian komunikasi secara harafiah
Pengertian komunikasi secara harfiah, menurut Agus M. Hardjana dalam bukunya Komunikasi Interpersonal & Komunikasi Intrapersonal, 2003, komunikasi diartikan sebagai pemberitahuan, pembicaraan, percakapan, pertukaran pikiran atau hubungan.
Nah, komunikasi ini juga dapat dibedakan lagi ke dalam beberapa bentuk. Pembagian komunikasi dari segi penyampaiannya, ada komunikasi lisan dan tertulis. Beberapa sumber kini menambahkan komunikasi elektronik.
Tapi, kali ini kita akan bahas lebih lanjut mengenai pengertian komunikasi lisan dan tertulis. Berikut uraiannya.

Komunikasi Tertulis

Komunikasi tertulis ialah komunikasi yang dilakukan yang melalui sebuah tulisan yang dilakukan dalam kegiatan surat menyurat yang melalui pos, telegram, telexaf, fax, e-mail dan sebagainya. Dalam dunia bisnis komunikasi tertulis ini terbilang sering dilakukan. Contoh bentuk komunikasi tertulis misalnya ketika melakukan surat-menyurat bisnis, seperti :
  • Membuat dan mengirim surat teguran kepada nasabah yang menunggak pembayarannya.
  • Membuat dan mengirim surat aduan ( claim ) kepada pihak lain.
  • Membuat dan mengirim surat penolakan kerja.
  • Membuat dan mengirim surat penawaran harga barang kepada pihak lain.
  • Membuat dan mengirim surat konfirmasi barang kepada pelanggan.
  • Membuat dan mengirim surat pemesanan barang ( order ) kepada pihak lain.
  • Membuat dan mengirim surat permintaan barang kepada pihak lain.
  • Membuat dan mengirim surat kontak kerja kepada pihak lain.
  • Member informasi kepada pelanggan yang meminta informasi produk-produk baru.

Komunikasi Lisan / Tulisan Sesuai Dengan Prosedur Perusahaan

Dalam suatu hubungan dalam bisnis komunikasi ialah hal yang terbilang sangat penting. Seringkali kita akan butuh dalam mengirimkan pesan-pesan bisnis. Untuk bertukar pesan bisnis ini, banyak orang yang lebih suka untuk berbicara ( speaking ) dari pada penulis ( writing ) pesannya. Dalam komunikasi lisan ini lebih disukai karena relatif lebih mudah, praktis ( efisien ) dan cepat dalam penyampaian pesan-pesan bisnis. Karena alasan ini para pelaku bisnis ini biasanya menyampaikan pesan bisnisnya yang melalui lisan terutama ketika membutuhkan hal-hal penting.
Untuk penyampaian pesan-pesan bisnis dengan tulisan memang relative jarang dilakukan, walaupun demikian komunikasi tertulis ini bukan berarti tidak penting dan telah ditinggalkan. Tidak semua hal atau pesan bisnis dapat disampaikan dengan komunikasi lisan. Terkadang pesan bisnis ini perlu atau harus disampaikan dalam bentuk komunikasi tertulis. Hal ini terutama pada pesan yang sifatnya sangat penting dan kompleks. Pesan yang seperti ini lebih tepatnya jika disampaikan dengan menggunakan tulisan.
Untuk bentuk-bentuk komunikasi tertulis yang sering dilakukan dunia bisnis, diantaranya ada surat-surat bisnis, memo dan laporan. Selain itu juga contoh komunikasi tertulis yang lain juga dapat dilihat dari bentuk komunikasi dari perusahaan kepada customer atau pelanggan yang berupa selebaran.
Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Komunikasi Lisan Dan Tertulis Secara Lengkap semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar